Sabtu, 22 Agustus 2015

FILOSOFI KOPI MOKA

Apa yang anda rasakan saat anda meminum secangkir kopi moka,aroma khas tercium di hidung,rasa kopi yang pahit terasa di lidah. Kemudian anda akan merasakan manis di dalam mulut. Itulah kopi moka,campuran kopi,susu dan cokelat sangat terasa di lidah. Belum lagi wangi khas aroma kopi moka yang terasa di indera penciuman kita.

Layaknya kehidupan,kopi moka memberikan sentuhan berbeda bagi para penikmat kopi. Indahnya harapan seperti aroma kopi moka,pahitnya permasalahan yang kerap terjadi seperti rasa kopi itu sendiri. Dan diantara pahit itu terselip rasa manis dari cokelat yang bercampur dengan susu menggambarkan bahwa di setiap kesulitan ada kemudahan. Warna cokelat dari kopi moka juga menggambarkan bahwa hitamnya kopi apabila bercampur dengan warna cokelat dan susu akan merubah warna asli dari kopi itu sendiri. Yang berarti setiap kelamnya kehidupan akan hilang dengan sejalannya proses kehidupan. Tak selamanya hidup itu kelam.

Itulah filosofi kopi moka. Bahwa dalam menjalani kehidupan setiap manusia akan merasakan pahit dan manis perjalanan kehidupan. Aroma khas kopi moka itu seperti harapan, yang akan tetap ada sampai tetes terakhir dari secangkir kopi moka. Masa lalu yang kelam hanya menjadi hal yang dilewati yang akan hilang seiring dengan berjalannya waktu. Saat manusia telah siap akan pahit dan manisnya kehidupan, maka akan ada kebahagiaan yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar