Kematian katamu adalah sebuah perjalanan yang tak berujung.Ketika pertemuan menjadi api dan kebersamaan dan perpisahan menjadi bagian yang harus di yakini.
Lagu lama harus diubah dengan pandangan ke depan,bukan sejarah yang harus diagungkan dan masa kini yang suram mungkin memang sulit di elakkan.
Persimpangan begitu sulit untuk dipahami,dan memilih jalan dengan keyakinan adalah bagian dari suatu kenyataan.
Engkau bercerita tentang Nabi Musa yang hampir kehilangan tongkat wasiatnya,ketika berhadapan dengan samudra membentang.Dibelakangnya pasukan Agresor kian dekat dan mengancam akan memusnahkan.
Katamu lagi,kadang keluar dari kesulitan adalah sebuah kebahagiaan meski itu sangat pahit dan kelam.
Di lain waktu engkau tentang Romeo yang menemukan Juliet kembali.Mereka bercinta sepanjang malam tanpa takut lagi maut menjemput,karena Shakespare telah mengubah akhir dari cerita romannya.Tragis memang...
Bahkan ketika kapal yang mengantar mereka ke seberang pulau di Laut Hitam dan ombak menerjang dalam badai.Mereka tidak perduli dengan kisah mereka yang kini banyak dianut dan diadopsi menjadi kenyataan.
Dikesempatan lain engkau cerita tentang seorang laki-laki yang bunuh diri karena kekasihnya menikah dengan seseorang yang sangat kaya raya.
Disatu sisi engkau tetap tidak yakin cinta bisa membuat manusia kehilangan kepercayaan untuk hidup, atau bahkan kehilangan semangat untuk hidup.
"Aku tidak suka Romeo,bagiku laki-laki tidak boleh mati hanya karena ditinggal perempuan.Tetapi dia harus berani mati demi perempuan yang menjadi ibunya,istrinya dan anak perempuannya serta keluarganya,itu baru namanya tanggung jawab.Bukan kecengengan yang sedang Trendy.
Dan pada akhirnya itu yang mengantarkan dirimu pada perpisahan abadi.Antara langit dan laut yang sama-sama biru,bukan seperti air dan api yang memang dari awal diciptakan untuk saling menghancurkan.Dan engkau tetap percaya kadang manusia tidak jujur pada diri dan diluar dirinya sendiri.
Bagiku Romeo dan Juliet bukan kisah cinta sejati,karena di ceritanya ia tidak tersirat sebuah keikhlasan dan sebuah ketulusan hati dalam menerima sesuatu yang memang sudah digariskan takdirnya.
Bagiku cinta adalah kepercayaan dan keikhlasan serta ketulusan diri berkorban untuk yang kita cintai dan cinta itu selalu putih dan suci.
Cinta datang karena memang mesti datang,karena cinta adalah penyatu dua dunia.Karena tanpa cinta,tiada arti keakraban dan pendekatan yg lama walaupun dilakukan dengan ketekunan.
Dalam cinta ada kebersamaan,kerinduan,ketenangan dan juga kebahagiaan.Tapi jangan lupa di cinta juga ada kekecewaan,kesedihan dan kegundahan bahkan dalam cinta ada perpisahan yang menyakitkan.
Dalam kehidupan apapun selalu ada dua sisi,begitu juga dengan cinta.Didalam cinta selalu ada dua kemungkinan karena cinta tetap selalu dan memang akan menjadi cerita kehidupan.
Akhirnya aku menulis lagi
Repackage... Jakarta ini hari


Tidak ada komentar:
Posting Komentar